In SAJAK

Maaf by Aku (Simu) | Puisi Maaf


Jika kemarin aku masih menyalahkan orang lain
Aku harap kini tidak, aku mengerti
Setiap rasa sakit yang datang, itu akibat diri sendiri
Aku tidak akan menyalahkan kata "hanya manusia" untuk segala salah

Maaf atas segala kesah yang membuat pipimu basah
Maaf atas segala sengaja yang membuat hati patah
Maaf atas ketidaksengajaan yang berujung parah
Maaf ya....

Aku tahu tidak semua bisa sembuh dengan satu kata
Setiap orang memiliki hak bertahan pada marahnya
Tapi suatu kewajibanku untuk tidak lari dari masalah
Maaf dari ku untuk segala kecewa

Teruntuk siapa saja yang pernah terluka
Terkhusus dari aku pelakunya



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In KAFETARIA SAJAK

Antologi - Aku (Simu) | Coffee Shop di Sentul Bogor


Yang tidak tahu,
bersatu dalam temu.
Yang tidak kenal,
menjadi hubungan kental.

Satu dua bertanya
Lebih banyak bercerita
Kesan yang sama
Atau langkah yang berbeda

Identitas dalam diri
Memiliki nilai tersendiri
Memaksa dalam mutasi
Mengacaukan harga privasi

Berbeda untuk karya
Tawa
Hampa
Berkuasa untuk pusaka

Jadilah budiman,
tinggalkan pesan.
Ciptakan kenangan,
senilai berlian.

Anthology merupakan salah satu tempat ngopi rekomendasi versi aku. Berada di Sentul, Bogor.

Coffee shop kian menjamur, nama-nama yang menarik membuat aku tergerak untuk menuangkan kata. Memperkaya karya melalui konten "Me, Words, and Coffee Shop." - yang akan aku kembangkan, kesamaan nama-judul tidak terkait kerjasama.

Seringkali kopi dikaitkan dengan kata.

Nantikan coffee shop berikutnya.



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In SAJAK

Seteguk Ego - Aku (Simu)


Aku bernama makhluk
Tergesa dalam ambisi
Riuh sekujur badan
Menikmati secangkir kenangan

Duduk di bangku patah
Menelan seteguk ego
Berpura-pura bernapas
Dalam batas nadi

Tertawa dalam amarah
Menyapa harapan di sarapan berkabung
Enggan menyentuh hidup
Mencoret roda kematian

Haus pujian lupa ujian
Pinta balasan lupa alasan
Teriak butuh lupa hadir
Menjalar mendarah daging



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In KAFETARIA SAJAK

Bukan Ruang - Aku (Simu) | Coffee Shop di Jakarta Selatan


Nadi pemisah antara jiwa dan rangka
Merayu dengan peluru
Tak membuat diterima
Apalagi lesu, tapi malu

Pribadi sibuk meninggi
Isi dunia bukan diri sendiri
Raga disini
Kalah dalam posisi

Semakin menebal
Semakin mengental
Semakin di kenal
Tetap kalah dengan tinggal

Halusinasi atau nyata
Sayup-sayup suara menggema
Berulang mengucap kalimat yang sama
Memastikan di dengar oleh dunia

Aku ada."
"Aku ada."
Sampai di telinga tanpa dicerna
Terlupa, beku di udara

Bukan Ruang merupakan salah satu tempat ngopi rekomendasi versi aku. Berada di Kemang, Jakarta Selatan.

Coffee shop kian menjamur, nama-nama yang menarik membuat aku tergerak untuk menuangkan kata. Memperkaya karya melalui konten "Me, Words, and Coffee Shop." - yang akan aku kembangkan, kesamaan nama-judul tidak terkait kerjasama.

Seringkali kopi dikaitkan dengan kata.

Nantikan coffee shop berikutnya.



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In SAJAK

Malaikat itu Bernama Mikaeru


Aku ingat kali pertama menuju hidupmu
Karena "mungkin nanti" yang diulang waktu

Aku ingat kalimat pertama menyapa
Diawali dan diakhiri dengan kalimat tanya

Menemukan atau dipertemukan
Terikat atau terkait hal besar tentang keinginan

Kamu tak menyentuh langsung agar aku bisa
Tapi tidak lupa dan memberi banyak cara
Berbagi jejak ilmu dalam kalbu
Hingga tumbuh dalam mutu

Aku memang menemukanmu
Tapi semua itu belum tentu untukku
Tugasmu bukan untuk menggapai
Tapi memberi tahu bagaimana agar aku bisa mencapai

Terima kasih sudah terbuka lebar menerima
Aku tidak tahu apa bagian itu sempurna
Terima kasih sudah membawa malaikat dalam dirimu
Membisikkan aku layak tanpa palsu

Aku tidak peduli kau tidak menganggapku penting
Bagiku semua luruh dengan banyak denting
Aku percaya pada setiap oranf yang ku temui
Utuh dengan besar yang sama menyemai hati


____________________________________________

. Harusnya aku marah .
Aku berhak marah
Dengan harapan yang sekejap di sirnakan nya
Meski aku mudah menyerah
Mikaeru berulang kembali membuatku tetap dalam arah

_____________________________________________ 




Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Aku (Simu)

Foto saya
: Tuang kata, ukir makna, pena menari, acak akal, kaya-karya. "Kekuranganku adalah berbicara, maka dari itu aku menulis" - Aku (Simu)

Comments