Tampilkan postingan dengan label REVIEW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label REVIEW. Tampilkan semua postingan

In REVIEW

Bukan Gamers Jatuh Hati pada Handphone Gaming Zenfone Max M2

Aku bukanlah seorang gamers, meski ada satu yang menjadi permainan favoritku, Candy Crush Saga. Bukan gamers bukan berarti tak bisa jatuh hati pada handphone gaming, alih-alih handphone gaming dibuat khusus agar penggunanya nyaman. Aktivitas mengurus bisnis setiap hari, blogger disela-sela waktu, dan mulai konsisten membuat konten youtube setiap bulannya membuat Aku melirik-lirik handphone yang bisa mendukung semua aktivitas itu, spesifikasi Zenfone Max M2 cocok.

Handphone dan Aktivitas

Memiliki bisnis yang masih dikelola dan dipegang sendiri tentu merasakan seberapa pentingnya handphone yang Aku gunakan, bolak-balik buka aplikasi edit foto sering menimbulkan lag yang parah terlebih jika aplikasinya berperforma tinggi, jika foto yang diedit dibutuhkan dengan cepat dan terjadi lag Aku tidak segan-segan mengaktifkan ulang handphone agar fresh kembali.

Aktif di media sosial dan mempunyai resolusi di tahun 2019 yaitu menambah konten blog agar lebih bermanfaat lagi untuk orang banyak melalui dunia pendidikan, menambah aktivitas yang ku lakukan di handphone, diselingi pula dengan membuat video agar lebih menarik, pembagian waktu yang tidak bisa dikelola penuh membuat Aku terfokus melakukan semuanya hanya lewat sebuah handphone, meski melakukan di laptop lebih membuat lega, selain soal waktu handphone memang sangatlah mudah dibawa-bawa.

Zenfone Max M2

Sumber: https://www.instagram.com/p/BrWnlRbAmo2/
Zenfone Max M2 dengan misi "Selalu sedia menemani kamu bermain game favoritmu" merupakan handphone gaming kelas mid-rage yang terjangkau dengan banderol harga Rp 2.299.000 (3/32) dan Rp 2.699.000 (4/64).

Zenfone Max M2, Max Performance, Max Baterry, Max Display. Dengan desain metal body yang memberikan perasaan premium tanpa terlihat besar dengan 3 pilihan warna, Zenfone Max M2 dapat menyesuaikan gaya sehari-hari.

Dengan AI Scene Detection bisa berkosentrasi pada objek untuk mendapatkan hasil foto yang paling bagus, secara otomatis mendeteksi objek dan mengoptimasi pengaturan foto sehingga memberikan cara sederhana dan pintar dalam mengambil gambar. Dilengkapi dengan 13 types scene detection: people, food, dog, cat, sunset, sky, green field, ocean, flower, plant, snow, stage, dan text. 

Sistem dual-camera pada kamera utama memberikan pengalaman fotografi yang memukau, mengusung sensor beresolusi 13 MP + 2 MP dengan aperture lebar f/1.8 yang bisa menghasilkan gambar dengan detail dikondisi apapun. Phases detection Auto Focus memastikan fokus yang tajam dan cepat, merekam video 4 K UHD, serta teknologi Electronic Image Stabilization (EIS) membantu mengambil video dengan stabil. Kamera bokeh kedua membuatnya mudah untuk mengambil foto potrait sehingga membuat objek lebih menonjol.

Untuk mengambil foto selfie terbaik, Zenfone Max M2 dengan kamera depan 8 MP dengan aperature f/2.0, dilengkapi dengan softlight LED flash, serta memiliki fitur real time beautification yang dengan instan menghilangkan jerawat, menyeimbangkan bentuk wajah, mencerahkan warna kulit, dan masih banyak lagi membantu penggunanya yang doyan selfi dan dijamin ketagihan.

Dan pengalaman audio yang memukau, Zenfone Max M2 menggunakan 5 magnet speaker dengan lapisan metal voice coil dan amplifier NXP dengan distorsi rendah, sehingga menghasilkan suara yang jernih dan jelas. 

Zenfone Max M2 hadir dengan triple slot, 2 slot SIM Card yang mendukung 4G LTE dengan kecepatan lebih dari 300Mbps dan 1 slot microSD untuk menambah ruang penyimpanan data hingga 2TB sehingga bisa menyimpan banyak data.

Smartphone ini pun memiliki fitur pemindai wajah dan sidik jari.


Smartphone Gaming Para Gamers Bukan Cuma Untuk Gamers

  • Peforma Tinggi
Di dalam Zenfone Max M2 terdapat SoC terkini Qualcomm Snapdragon 632 yang memberikan performa lebih tinggi tetapi hemat daya dan tidak panas, lebih cepat 40% dari pendahulunya yang memberikan pengalaman yang lancar dan responsif tanpa mempengaruhi baterai sehingga mampu menemani penggunanya seharian.

  • Baterai Besar
Smartphone ini powerful mengusung baterai besar berkapasitas 4000 mAh menggunakan baterai lithium-polymer yang diciptakan khusus untuk performa maksimum, standby dijaringan 4G selama 33 hari, puas menonton video hingga 21 jam, bermain games hingga 8 jam non-stop, menjelajah di internet menggunakan WiFi selama 22 jam, hingga tetap hidup selama 35 hari dengan jaringan 3G. Dengan tenaga tersebut, tidak perlu khawatir cepat kehabisan baterai.

  • Layar Lebar
Di desain dengan ukuran layar all screen 6.3 inci 19:9 HD+ (1520 x 720) dengan sistem operasi pure Android Oreo 8.0. Layar tersebut hadir 88% screen to body ratio meringankan penggunanya saat menonton video, bermain internet, maupun saat bermain game yang didukung dengan ketebalan hanya 7,7 mm lebih tipis dari pendahulunya 8,7 mm semakin membuat nyaman penggunanya.


Tabel Spesifikasi Zenfone Max M2

Layar
6.3 inch HD+ (1520 x 720), Rasio 19:9, 88% Screen to body
Dimensi Fisik
158 x 76 x 7.7 mm
Bobot
160 grams
Prosesor
Qualcomm Snapdragon 632 Mobile Platfrom with 14nm, 64-bit Octa-core
GPU
Qualcomm Adreno 506
Sistem Operasi
Android Oreo 8.0
RAM
3 GB & 4 GB
Internal Storage
32 GB / 64 GB, MicroSD up to 2TB
Kamera Depan
8 MP F2.0 aperture, Softlight LED Flash
Kamera Belakang
13 MP + 2 MP F1.8 aperture
Baterai
4000 mAh with fast charging
Konektivitas
GPS, AGPS, GLONASS, Bluetooth 4.2, VoLTE / VoWiFi
Pengaman
Fingerprint  (support 5 fingerprints)  & Face recognition unclock
SIM Cards
Triple Slots: Dual SIM & One MicroSD Card
Warna
Midnight Black, Space Blue, Meteor Silver
Harga
Rp 2.299.000 (3/32) & Rp 2.699.000 (4/64)


Zenfone Max M2, murah meriah dan dapat mendukung aktivitas sehari-hari meski smartphone ini dikondisikan untuk para gamers, untuk jatuh hati pada smartphone ini tidak perlu merubah diri.
Beraktivitas Tanpa Batas

Sumber: https://www.asus.com/id/Phone/ZenFone-Max-M2/gallery/

Zenfone Max M2 bisa didapatkan di 12 Toko Partner Asus berikut ini:
1. Duta Ponsel: Jl. Jend.Sudirman N0. 79, 81, 83, Pekanbaru
2. Maxx Mobile: Jl. Kolonel Abunjani, Sipin - Jambi
3. Goeboek Imut Expo: BEC 2, Jl. Purnawarman 13-15, Lt. LG Main Road (Depan Blok G)
4. Sinar Mas Seluler: Matahari Plaza Simpang Lima Lantai 1 Semarang (Depan Escalator naik)
5. Hartono Mobile (Hartono Elektronika): WTC Lt. 5 No. 5028 E-Mall. Surabaya
6. Celuller World: Jl.Teuku Umar Denpasar
7. (M) Deltasindo Sagita Mandiri - Jayapura: Jl. Raya Sentani Rt.001/010 waena Jayapura
8. Surya Phone - Samarinda: Jl. KH. Abul Hasan No.36 Samarinda
9. Rappang Cellular (AES Bekasi): Bekasi Cyberpark, Lt. GFX-AT03 - Bekasi
10. Prima Phone (AES Roxy): ITC Roxy Mas Lt. Dasar N0.5 - Jakarta Pusat
11. CV Mobile Generatio/Aries Cell (AES Cempaka Mas): ITC Cempaka Mas Lt.4 Blok G No.491, Jakarta
12. Asus Exclusive Store - Medan: Plaza Medan Fair Lt. 4 N0. 40-42 Medan


#ZenFoneMaxM2ID #FreedoM2Play #LebihMendingZenfone #NextGenerationGaming

*Tulisan ini diikutsertakan dalam BOY Writing Competition

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In REVIEW

Modal Mengintip, Dapat Banyak Ilmu dan Malu

Depok merupakan salah satu kota maju yang berkembang dengan pesat, dengan kemajuannya siapa yang melirik sebuah kampung yang berada di tengah kota?. Aku memilih mengintipnya. Ku cari waktu yang pas dengan salah satu kegiatan disana, posyandu.

Aku pikir, semangat-semangat itu hanya milik warga yang tinggal jauh dari hinggar bingar kota, di pedesaan sana dengan bayangan di kepala seperti cerita-cerita para orangtua. Nyatanya salah, salah satu Kampung Berseri Astra di Indonesia berada di Kota Depok ini merupakan bukti bahwa kerja keras adalah milik siapa saja yang mau.

Tidak tahu persis letak kampung ini, bermodal aplikasi ojek online, Aku meminta Abang ojek memakai maps. Setiba di titik maps Aku memberikan helm yang ku pakai ke pemiliknya disusul dengan uang tarif perjalanan, sambil mengucapkan terima kasih. Dua langkah dari tempat pemberhentian tadi, di depan gang, Aku senyum sumringah, bersemangat.

Sepi, ku coba mencari seseorang untuk bertanya. Entah datang dari mana, tiga rumah dari depan gang ada seseorang yang ingin memasuki rumah itu, langsung menutup pagar. Aku berlari kecil, menghampiri sebelum dia benar-benar masuk ke dalam rumah.

"Permisi, maaf. Mau nanya kalau posyandunya sebelah mana ya?"
"Oh maaf mbak, Saya kurang tau posyandunya dimana."
"Eh" sambil berpikir, lalu mengucapkan terima kasih.

Tidak ada orang lagi disekitar sini. Ku lihat ke arah ujung gang, ada beberapa orang. Maka ku langkahkan kaki ini untuk menghampirinya, Aku akan bertanya pertanyaan yang sama.
Tapi hanya sekitar lima rumah dari rumah mbak tadi dengan posisi yang sama sebelah kanan dari gang persis ada sebuah kali kecil, dengan jembatan yang dibuat senada dengan jalan kampung membuat Aku tidak sadar ada kali disana, sebelahnya ada plang bertuliskan "Kampung Berseri Binaan Astra: Posyandu Dewi Sartika, Pos PAUD Pelangi, dan Taman Interaktif"


"Lah, tapi mbak tadi....? Oh mungkin dia orang baru. Atau kali kecil ini merupakan batas dari Kampung Berseri Astra." Pikir ku dengan cepat.

Sudah banyak yang sibuk di halaman posyandu. Aku berdiri di depan pagar yang sudah terbuka lebar, disambut dengan wanita separuh baya.
"Bu, Saya mau ketemu Ibu Dwi Hastuti"
"Oh mbak yang dari Astra ya?"
"Oh bukan bu, Saya blogger"
"Oh iya Bu Dwi ada di dalam, silahkan masuk"

Entah mungkin bu Dwi sudah memperhatikan dari dalam, beliau keluar dan  bertanya hal yang sama, "Mbak dari Astra ya?"
"Oh bukan bu, Saya Siti Munawaroh, yang sebelumnya berkomunikasi dengan Ibu via whatsapp"
"Oh iya, Ibu masih ada beberapa hal yang dipersiapkan, cepet sekali datangnya, biasanya volunteer Dokter dari Astra datang jam 10 ke atas, mbak kalo mau liat-liat atau mau ngambil-ngambil gambar dulu silahkan, tapi maaf Ibu belum bisa menemani, mungkin nanti disela-sela waktu Ibu bisa temani keliling"
"Iya bu gakpapa, kan memang sedang ada kegiatan."

Dengan label diberi izin, setelah diperkenalkan dengan Ibu-Ibu yang lain, Aku menuju bangku dengan meja payung dipojok posyandu, membuka sling bag yang berisi kamera, mengerluarkannya. Baiklah Aku akan keliling sendiri, ke arah berbalik dari arah Aku datang tadi.

Tersadar, bahwa kampung ini memiliki dua pintu masuk, tapi tempat ku masuk tadi bukan salah satunya, itu jalan belakang menuju kampung sebelah.
Cuaca jam 09.00 disini sangat cerah, matahari sudah mulai memberi rasa panas dikulit. Ada yang menarik perhatian ku disini, di setiap gang RW 016 ada tong - tong ini, bertuliskan penampung hujan. Aku berpikir mungkin air hujannya ditampung agar tidak langsung jatuh ke bawah, takut membuat genangan.


Dan mural-mural indah ini, ditembok-tembok samping rumah warga persis di pintu-pintu masuk seakan menyambut tamu dengan keindahannya. Satu mural yang paling lebar ditanda tangani oleh Walikota Depok.

Kurang lebih satu jam, Aku kembali ke posyandu. Setelah bu Dwi memberiku air minum, beliau mengajak ku ke salah satu RT disini, RT yang sama dengan tempat tinggalnya. RT 06 menjadi RT yang mendapat penghargaan RT terbaik di kampung ini. Aku melewatinya tadi, tapi tidak masuk-masuk ke satu per satu gang. Meski gang ini sudah mencuri perhatian ku.

Perhatikan.
Dari depan sini, semua terlihat rimbun. Mendapat gelar (ah Aku lupa nama istilahnya) yaitu tembok atau pagar rumah warga hampir tidak terlihat sama sekali, saking penuh nya semua dengan tanaman.

Dan di gang ini Aku terkagum-kagum, selain posyandu, gang ini menjadi fokus ku atas kunjungan ku ke kampung ini. Tanpa memperhatikan dengan jelas, Bu Dwi menjelaskan bahwa 90% tanaman disini adalah tanaman obat-obatan, jika tidak diberitahu Aku tidak akan tahu. Hanya berusaha fokus mendengar dan sesekali tangan tetap ini memotret objek yang menarik perhatian ku, berharap apa yang Aku dapat tidak terlupakan, mengingat Aku tidak segera menulis atau merekam pembicaran mengenai kampung ini, Aku mudah lupa.

Dan ini adalah rumah beliau, pada bagian rukun tetangga Ibu Dwi adalah seorang Bendahara RT dan pada bagian Kampung Berseri Astra beliau sebagai Ketua PKK.

Di sepanjang selokan RT sini ada 30 lobang biopri yang membuat saluran lancar dan bersih dari sampah.

Dan Aku menanyakan tong penampungan air yang menarik perhatian ku tadi, ternyata fungsinya ya untuk menampung air hujan agar jika terjadi kemarau atau saat-saat susah air, air dalam tong-tong ini digunakan untuk menyiram tanaman. Meski tanaman ini juga disirami oleh air bekas cucian beras warga.
Disediakan juga tong untuk mencuci tangan.

Slogan-slogan peringatan ini, Bu Dwi turun tangan sendiri membuatnya. Hampir ada disetiap rumah warga dengan tulisan yang berbeda, menggunakan barang bekas dan hasil printing yang beliau buat. Penting sekali mengingat manusia kadang lupa dan butuh diingatkan.


Bibit-bibit bayam yang siap panen dalam waktu 25 hari. Akan dibagi rata ke setiap rumah warga di RT ini. Makan dari hasil sendiri memang lebih nikmat karena sudah dijamin kualitasnya.


Kembali lagi ke posyandu, sudah mulai sepi karena hari mulai siang. Cuaca juga sedikit mendung. Tapi para warga tetap berusaha membawa anak-anaknya kesini, seperti biasa. Rutinitas bulanan ini memang perlu dilakukan, mungkin wajib.
Aku baru sadar, bahwa semua yang bertugas adalah para Ibu-Ibu, sebagian besar adalah lansia. Dengan usianya, tentu banyak yang sudah menurun keadaan tubuh mereka, termasuk mata yang mulai kabur, tetapi semangat mereka tidak pernah berkurang memastikan angka-angka pengukuran terlihat jelas.
Posbindu salah satu istilah yang belum pernah Aku dengar sebelumnya sekarang Aku mengetahuinya, jika posyandu untuk anak-anak balita. Posbindu untuk orang lansia.

Di samping meja 5, ada warung gizi yang menjual makanan sehat serta bubuk daun kelor yang siap ditaburkan langsung pada makanan dan minuman warga, mengingat daun kelor banyak sekali manfaatnya.


Pukul 13.00 penyuluhan dan evaluasi dilakukan, setelah semua yang dilakukan di halaman tadi semua dibersihkan dan dirapihkan kembali ke tempat semula, setelah itu semua memasuki ruangan, persis setelah itu hujan turun. Aku ditawarkan untuk mengikuti penyuluhan dan evaluasi ini, dengan mantab Aku mengiyakannya, karena setelah tadi Aku jadi banyak tahu, Aku yakin ini sangat bermanfat untuk menambah pengetahuanku. Masih bertahan dengan perut yang baru diisi snack yang disediakan tadi pagi. Cuaca yang membuat dingin hingga ke tulang tidak menyurutkan semangat mereka, lebih memilih melanjutkan dibanding makan siang terlebih dahulu, "tanggung" jawab mereka serentak. Mereka seharusya berada dirumah diatas tempat tidurnya menikmati istirahat siang.
Kakak-kakak volunteer pun begitu, mereka memutuskan menahan lapar meski diselingi dengan camilan. Yang pertama berbicara Kak Aini, dia mahasiswa pascasarjana UI semester 3 jurusan kesehatan masyarakat, disini Kak Aini berbicara mengenai langkah 5 meja: Pendaftaran, Wawancara, Pengukuran, Test Kesehatan (Tensi, Cek Gula, dan Kolesterol), serta Konseling. Dilanjutkan tentang strata posbindu. Yang kedua Kak Azizah, dia memberikan apa yang di amanahkan oleh Astra untuk KBA Depok ini, memberikan alat-alat untuk posyandu dan posbindu dan menjelaskan bahkan mempraktekkan alat-alat baru yang Ibu-Ibu belum mengetahui cara pakainya, meski sudah ada step by step cara yang tertulis. Seperti alat analisis lemak, Kak Azizah sendiri belum paham betul dengan alat itu, ditugaskan itu artinya wajib, dengan ramah dan kesabaranya bahkan dia sampai duduk dilantai, beberapa para Ibu mengikutinya, Ibu-Ibu punya bagian-bagian sendiri dialat-alat tertentu. Dengan waktu yang cukup lama hingga Kak Azizah berharap satu atau dua orang bisa dan melanjutkan ke hal lain yaitu warung gizi dan media lembar balik. Dan pembicara yang terakhir adalah Kak Hanifah, Kak Hanifah sendiri baru sampai saat Kak Azizah berbicara tadi, hujan tak memutuskan niatnya kesini, sampai dengan seluruh tubuh yang basah kuyup, Kak Hanifah meminta waktu sedikit mengeringkan badan dan makan setelah Bu Dwi memberikan handuk selepas dia tiba, dia akan berbicara tentag evaluasi sebulan ini dan berharap bulan depan kader remaja selanjutnya bergabung di posbindu, kesan dari KBA, diakhiri dengan kesimpulan semuanya.

 Aku paham sekarang, mengapa Astra mendasari programnya dengan 4 pilar. Pendidikan dari Astra untuk Indonesia cerdas, Kesehatan dari Astra untuk Indonesia sehat, Lingkungan dari Astra untuk Indonesia hijau, dan Kewirausahaan untuk Indonesia Kreatif. Rasanya ketika diri ini bermalas-malasan dan kadang dalam merawat kesehatan sendiri kurang terjaga, malu melihat semua ini, kegiatan remaja yang terlihat sibuk menjadi alasan tidak bisa, padahal belum tentu kita merasakan lanjut usia. Terima kasih untuk kalian semua yang memberikan Aku kesempatan untuk bergabung, Aku menyadariya.
Volunteer Dokter & Ibu-Ibu KBA Depok



*) Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Anugerah Pewarta Astra 2018
*) Semoga bermanfaat dan siapkan diri untuk berkontribusi langsung
*) Seluruh foto merupakan dokumen milik pribadi

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In REVIEW

Dukung Aktivitas Berliku dengan Smartphone Idaman

Ku beli handphone ini empat tahun yang lalu, waktu itu Aku masih duduk dibangku kuliah, semester lima, masih sama dengan handphone-handphone sebelumnya yang ku beli dari sisa-sisa uang saku, orangtua ku tidak mengajarkan Aku dan saudara-saudara ku untuk mendapatkan barang yang diinginkan dengan mudah, yang mungkin anak-anak dari keluarga lain mudah mendapatkannya.
"Kalo mau beli hp, kumpulin duit sendiri" kata Ayah juga Mama. Enam anak-anaknya diperlakukan sama, meski kami berprestasi. Uang saku kami tidak terlalu banyak, itu artinya? Butuh waktu yang bukan berbulan-bulan saja, melainkan setahun dua tahun. Dan semakin mahal barang yang diinginkan, jelas semakin lama waktu untuk memilikinya.

Flashback di tahun-tahun sebelumnya, Aku ingat ketika handphone ku hilang dan Aku melapor pada Ayah, apa reaksinya?
"Ya kalo udah ilang mau diapain? Ikhlasin aja" ucap Ayah dengan santai yang saat itu sedang duduk di ruang makan. Aku hanya bisa diam, sesak tapi benar juga. Balik lagi, ingat lagi sama apa yang kita punya semua ini cuma titipan.

Apa aktivitas keseharainku?

Sejak semester lima Aku sudah mulai menerima private matematika sampai beberapa bulan kemarin, Aku memutuskan untuk men-stop-nya dulu. Sejauh ini, pengalaman private dengan handphone yang ku miliki terkendala di kamera, di saat murid tidak bisa ketemu dengan keterbatasan waktu namun terbantu dengan kecanggihan alat komunikasi zaman sekarang, soal pun bisa di bahas melalui whatsapp, dan keseringan pada malam hari, minim cahaya yang ini menambah gambar yang dihasilkan kurang baik.

Sebelum wisuda tepatnya Agustus 2016 lalu, Aku sudah mulai merintis usaha di bidang handmade yaitu felt flowers, dengan modal kecil yang bisa dimulai dengan uang ratusan ribu, Aku memasarkannya via instagram, dengan keterbatasan kamera handphone yang hanya 5 MP jelas kurang menghasilkan gambar seperti yang diinginkan, dan akhirnya Aku sering meminjam handphone adik-adikku untuk menghasilkan foto yang menakjubkan untuk menarik pelanggan, dan parahnya banyak aplikasi yang tidak didukung oleh handphone yang ku miliki. Itu artinya, Aku tidak bisa memotret kapan saja, sabar menunggu sampai adik-adikku ada dirumah. Seorang yang serius menjalankan usahanya pasti harus membuat kontak yang bisa dihubungi tanpa harus mengganggu kontak pribadi, kebanyakan orang menggunakan aplikasi Line@ dan Whatsapp Business, sedihnya kedua aplikasi itu tidak bisa didukung oleh handphone ku, karena kebutuhan ini ada diatas keterbatasan dengan terpaksa, lagi-lagi Aku menggunakan handphone adikku untuk menumpang dua aplikasi itu. Bagaimana cara menggunakannya? untuk handphone adikku yang ku pakai kameranya, biasanya Aku harus menunggunya ada dirumah karena dia seorang mahasiswa baru. Kalau untuk handphone adikku yang ku pakai untuk dua aplikasi tadi, biasanya Aku menggunakannya hampir setengah hari lebih, itu karena dia masih duduk di bangku SMP yang sekolahnya tidak mengijikan muridnya membawa handphone, tapi jika dia harus membawanya itu artinya konsumen-konsumen ku terpaksa mendapatkan balasan yang lambat "slow response". 

By the way kenapa adik-adikku bisa memiliki handphone yang lebih baik? Itu karena uang tabungan mereka lebih banyak dengan pengeluaran yang sedikit, berbeda dengan ku, yang kadang hasil dari usaha ku yang cukup menghasilkan habis tertelan oleh amplop-undangan tiap minggu haha. Apa kamu juga begitu?. Sementara waktu Aku membeli handphone ini tidak memikirkan jauh ke depannya seperti apa.

Selain itu, kegiatan sehari-hari ku juga di fokuskan pada feed instagram yang menjadi media untuk berbagi, bukan hanya sekedar memposting foto pribadi, tapi juga berusaha "menghasilkan agar orang lain bisa mendapatkan", hidup ini bukan hanya untuk diri sendiri. Menjadi hal yang patut di syukuri jika seseorang bisa terbuka hatinya ketika kebetulan melihat apa yang kita postingkan. Semudah itu bukan menciptakan bahagia?

Kalo ngeblog? Aku mengenal dunia blog dari tahun 2011, meski sudah suka menulis dari tahun 2005, sebagian besar isi blog adalah pengalaman pribadi dan sajak-sajak yang di post berasal dari buku-buku harian, sempat mati selama berbulan-bulan dan merasa takut dan jarang memposting ketika melihat ada yang memplagiat karya ku (haha ini cemen banget ya), dan bangkit ketika ada 2 orang teman yang sudah lama tidak bertemu dan dipertemukan disebuah acara, mereka menanyakan hal yang sama "masih suka nulis?" "Terusin ngeblognya, keren tau dan bla bla bla" spechless aja setelah sekian lama ternyata ada yang mengingat, mendukung, dan mengapresiasi. Hingga sampai hari ini Aku rutin membuka blog kembali, mungkin sudah saatnya Aku memfokuskan apa yang sudah dipercayakan, karena tidak banyak orang diberi kesempatan dan keahlian yang sama.


Untuk Smartphone Idaman 2018 versi Aku, Aku tertuju pada Huawei Nova 3i, kenapa? Secara ini smartphone hits banget menggunakan teknologi AI. Cocok ajah sama aktivitas keseharian ku, shocknya dan bikin mikir, kok ya ini smartphone punya 4 kamera, kamera belakang 16 MP + 2 MP F/2.2 aperture, supports autofocus (phase focus, contrast focus) dan kamera depan 24 MP + 2MP F/2.0 aperture, supports fixed focal length, gimana wujudnya ya? yang jelas Aku merasa kudu punya!



Instagramers?, Math teacher?, Blogger?, dan Entepreneur? jelas membutuhkan hasil kamera yang jernih agar kelihatan seperti asli! berkarya itu gak melulu fokus sama editan kan ya.... Selain itu smartphone ini dirasa dapat menambah style semakin fashionable, Huawei Nova 3i menggunakan chipset 12nm Hisilicon Kirin 710 dengan warna yang unik tapi asli bikin Aku galau, ya secara dari dulu suka sama warna biru, warna iris purplenya itu bikin mau, sementara yang warna hitam bikin memikat karena lagi suka-sukanya sama black-and-white.

Dan yang bikin yakin kudu benar-benar punya itu penyimpanannya yang gede banget, RAM 4 GB & 6 GB, Internal 64 GB & 128 GB, dan Eksternal up to 256 GB!, ah gila kan ini smartphone, bisa disebut jadi crazyphone hehe, karena pasti banyak orang pernah ngalamin yang namanya kepenuhan memori, lagi asik-asiknya mengabadikan eh terpaksa hapus data. Hayo ngaku kalau kamu pernah kayak gitu!. Kalau sebelumnya Aku yang biasa numpang di handphone orang, sekarang kalau mereka mau bales dendam juga gakpapa (berasa udah punya ini smartphone) menghayal mah bebas kan. Lama-lama Aku yang gila haha.

Terus kalian pernah gak sih handphonenya dipinjam buat main game? biasanya yang minjam anak-anak kecil. Nah Huawei Nova 3i ini diperkuat dengan teknologi GPU Turbo yang dioptimalkan buat para gamers, canggihkan! Apalagi dengan kemampuan analitis dan menonaktifkan suasana berisik yang didukung oleh Ai, panggilan volume rendah akan ditingkatkan dan panggilan berisik akan diubah menjadi percakapan yang jelas dan berkualitas tinggi. Konektivitas pergerakan AI yang adaptif selalu membuat kita tetap terhubung, secara cerdas menyesuaikan diri dengan lingkungan kita loh. Mode elevator dengan cepat memulihkan sinyal 4G secara dinamis mengoptimalkan kinerja jaringan. Huawei GEO 1.5 menyediakan layanan yang lebih akurat dan meningkatkan kinerja bahkan dalam terowongan. Bawa smartphone ini ajah untuk mendukung aktivitas sehar-hari rasanya cukup  ya karena gak bikin khawatir. Hayuuu kumpulin duit buat beli atau kamu bisa dapetin Huawei Nova 3i gratis dengan cara seperti ini, info lebih lanjut kamu bisa buka link ini ya https://deddyhuang.com/2018/09/08/smartphone-idaman-2018/.


Huawei Nova 3i Blog Competition 
by


#HuaweiNova3i_ID
#ChooseTheBest
#DHxHuaweiNova3i

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In REVIEW

Andai Ajah.... Aku Punya Laptop Slim dan Tahan Banting, Ku Rela Backpaker Mengelilingi Dunia


Ku duduk di salah satu bangku cafe, pojok adalah posisi yang sering di ambil ketika apa yang ada di dalam ranselku terdapat laptop, notebook, pulpen, headset, handphone, juga dompet. Selain posisi, ada yang penting untuk dipastikan, yaps! socket untuk men-charge laptop, Aku harus dekat dengannya. Ku letakkan semuanya di atas meja disebelah camilan yang sudah dihidangkan, kecuali dompet yang ku biarkan tetap di dalam ransel, pada posisinya.

Alunan lagu Untukku oleh Alm.Chrisye yang ku stel dari handphone membalut telinga ku melalui headset yang sudah ku pasang. Ku buka entri baru pada blogku, mulai mengetik satu persatu kata ketika ingat akan sebuah tulisan.
"Ah harusnya ini ditulis langsung di sana" sesal ku, saat traveling ke Sumatera Barat lalu Aku tidak membawa laptop. Meski masih hangat-hangatnya kenangan jalan-jalan disana, tulisan yang tertulis tidak memiliki feel yang sama. Apalagi kalau bawa laptop yang mendukung kenyamanan mengetik, uh.

Bisa saja Aku membawanya, tapi pikiran ku mengatakan tidak memungkinkan, laptop yang sudah ku beli di awal tahun 2012 lalu cukup mumpuni namun spesifikasinya masih standar. Perjalanan ku dari Depok ke bandara saja membutuhkan waktu 2jam, belum lagi saat di dalam pesawat, meski kecil  bobotnya 1,5 kg, Aku harus memangkunya karena tidak bisa ku biarkan masuk dalam kabin apalagi bagasi, jelas tidak mau mengambil resiko dengan body yang rentan. Perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau bahkan lebih jauh lagi ke tempat tujuan, butuh 3-4 jam dan setengah perjalanan masih bebatuan. Belum terbayang perjalanan ke tempat-tempat pada keesokan harinya selama 10 hari Aku berada disana akan seperti apa, karena perjalanan ini untuk pertama kalinya. Dan baterai laptop yang ku miliki hanya bertahan maksimal 6 jam 15 menit saja.

Ku buka tab baru, pada kolom pencarian google ku tulis "Asus ZenBook 13 UX331UAL" merupakan laptop impian para traveler, ku klik enter lalu muncul lah satu persatu gambar, ini menjadi gambar favorit ku sebelum angan ku membawa pergi, melupakan sedikit kekesalan pada laptopku.
"Gila, Slim banget kan" ketebalan Asus ZenBook 13 UX331UAL hanya 13,9 milimeter dan berat keseluruhannya cuma 985 gram. Ah coba ajah kemarin bisa bawa laptop ini kesana, duduk di pinggir pantai sambil minum es kepala dan makan langkitang yang disini biasa disebut siput. Desir ombak, buih yang menyatu dengan pasir, langkah kaki anak-anak penyu, teriakan anak-anak yang berlari, suara-suara yang menyatu seperti itu mampu menghanyutkan pikiran untuk berkarya dengan kata, memberi tahu bahwa Pantai Penyu cukup recommended untuk dituju. Otak yang terus bekerja, makna yang terangkai kata, tertulis rapi penuh imaji dengan laptop yang didukung dengan teknologi palm-rejection dan mendukung gerakan multi-jari serta tulisan tangan, dengan jarak penekanan tombol keyboard 1,4 mm yang emang dioptimalkan buat kenyamanan untuk mengetik!, blogger? bakal makmur pakai laptop ini.

"Bayanginnya ajah udah bikin nyaman, apalagi punya beneran" ucapku dalam hati yang masih menatap layar laptopku, disana masih ada gambar laptop Asus ZenBook 13 UX331UAL dengan spesifikasi lengkapnya.

Asus ZenBook 13 UX331UAL juga merupakan notebook yang sudah mendapatkan sertifikat US Military grade MIL-STD 810G yang artinya memenuhi standar bahkan pada pengujian internal ASUS melampaui standar industri dan uji daya tahan yang memastikan bahwa kemampuannya mampu beroperasi dalam berbagai kondisi, menggunakan kontruksi berbasis magnesium alloy yang sangat ringan dan penggunaan integrated graphics. Emang cocok banget lah buat dibawa kemana ajah, mau jalan pakai totebag doang juga gak perlu khawatir. Kuat banget kan! secara gak cuma dibanting, dilindes motor ajah ini laptop gak kenapa-napa. Gak perlu panik lagi kalo ke senggol terus jatuh dan ketiban benda berat, "Ah andai ajah...."

Senja yang menyapa menenggelamkan penyu-penyu lucu itu menuju kehidupan yang baru, momen langka yang dihiasi langit jingga. Aku masih ingat rasa manis itu.
Desain NanoEdge, layar yang ukurannya 13,3 inci (16:9) LED Backlit dan resolusi FHD  (1920x1080) 60Hz yang dilengkapi dengan prosesor tercepat Intel Core i generasi ke-8 1.6 GHz dan kartu grafis Intel UHD Graphics 620 memberikan tampilan multimedia terbaik dikelasnya, performa tinggi ini memadankan prosesor tersebut dengan RAM tercepat DDR4 2133MHz serta penyimpanan kecepatan yang tinggi dan handal, berbasis M.2 SSD. Jadi bagian salah satu hal yang penting buat mengambil momen dan menyimpan momentum. Di tambah fitur Wi-Fi Master pada laptop ini mampu mendapatkan kecepatan transfer yang lebih tinggi dan jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan laptop lain. Bersama dengan teknologi dual-band 802,11ac, Wi-Fi Master menawarkan kecepatan hingga 867Mbps atau sekitar 6x lebih cepat dibanding single-stream 802,11n. Sangat leluasa banget kan kalau dibawa ke tempat kerja, travelling, ataupun ke cafe-cafe favorit, dan mendukung berbagai aktivitas sehari-hari lainnya.

Mata ku berbinar-binar disela-sela membaca spesifikasi, daya tahan baterai laptop ini sanggup bertahan hingga 15 jam! karena dilengkapi dengan baterai lithium-polymer 50Wh. Sistem operasi windows 10 home (64bit), keamanan yang lebih canggih lagi berkat sensor sidik jari yang ada di touchpad dan windows hello jadi gak perlu lagi ketik kata sandi setiap kali masuk, apalagi kalau laptop ini ditinggal di rumah dalam keadaan isi laptop terdapat berkas penting, gak perlu takut buat di otak-atik orang lain.

Eh harga ASUS ZenBook UX331UAL: (i5-8520U/8GB/512GB SSD/Win 10) Rp 14.799.000,00 dan (i5-8520U/8GB/256GB SSD/Win 10) Rp 14.299.000,00 ??? Yakin ke beli nih? "Ya Allah.... Andai ajah punya, bakal sering dibawa kalau ada tempat baru yang dituju, walaupun berkali-kali naik turun transportasi capek berkurang dari biasanya karena bawa laptop ini" Sebagai blogger, Instagramers, dan Entrepeneur yang suka traveling, secara mau tampil simpel juga tetap stylish tapi semua kebutuhan dapat ke bawa semua, jalan-jalan tanpa beban berat dipunggung. "Ah rasanya...."

"Andai ajah.... laptop super tipis, ringan, tangguh, performa tinggi, kerja mumpuni dan powerful baterai kuat ini bisa jadi milikku."

Tritteettt...., Aku tersadar dari lamunan ku atas desis suara dari laptopku dan muncul layar biru, "Ah lagi-lagi restart sendiri". Masih di posisi yang sama meski ku lihat garpu tidak pada posisinya, mungkin tak sengaja salah taruh saat Aku sedang asyik-asyiknya berandai-andai.

Belum puas berandai, laptopku sudah membangunkanku, parahnya dengan kekesalan yang baru lagi. Jangan tanya tentang tulisan yang ku buat tadi, Aku bahkan langsung menutupnya tanpa menunggunya menyala kembali. Ku lihat jam dinding disebrang sana, sudah mau magrib. Sudah seharusnya aku kembali, ku simpan rapi barang bawaanku kembali, ku pastikan laptop masuk pada tempatnya dengan hati-hati meski bagiannya sudah dilapisi busa. 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In REVIEW

Aku mau, ASUS laptopku


Mempunyai blog sebelum memasuki dunia perkuliahan bentuk dari keyakinan bahwa tulisan perlu disebarkan, tak peduli meski harus singgah dari warnet ke warnet yang kadang harus antri menunggu giliran PC selesai dimainkan dengan waktu yang sudah disepakati, dengan skat-skat sempit yang kadang meluruskan kaki pun tak bisa, kadang ruang penuh asap rokok yang membuat sesak dada. Ku bulatkan tekad untuk memiliki sebuah laptop agar menunjang semua ide kreatifku. Setidaknya ini lebih baik ketimbang berburu warnet yang kadang jarak cukup jauh dan dikejar-kejar waktu.

Ingat  saat mengumpulkan receh demi receh uang sisa uang saku untuk membeli laptopku.  Selain untuk ide-ide kreatifitas, tentu laptop menunjang perkuliahan hingga karir ku. Meski dikatakan lebih baik, kadang laptopku membuat jenuh, baterai yang hanya bertahan maksimal 7 jam, kadang lemot ketika sign in, body yang mudah panas hingga melukai tubuh, mati dengan sendirinya ketika data belum tersimpan rapi, dan tidak ada bluetooth internal sehingga sedikit ribet dengan urusan transfer mentransfer di zaman yang semakin canggih seperti sekarang ini. Mungkin ini yang dinamakan teman juga lawan, menjadi teman dari segala pelampiasan ideku tapi juga menjadi musuh ketika ada masalah muncul disaat yang tak tepat waktu.

Untuk yang lebih baik lagi, Aku mau, ASUS laptopku.

Yang kini menghadirkan VivoBook Flip TP410 yang tipis, ringan, fleksibel bahkan multifungsi!.
Selain mudah dibawa, fleksibel disini bisa dijadikan 4 mode display! This is wow.

Mode pertama yaitu Media Stand, yang bakal mempermudah aku dalam mengakses media  sosial, menampilkan konten multimedia bahkan untuk mempermudah presentasi.
https://drive.google.com/file/d/1HEXAdJs7760k8SYwL-5a8nOGRj9XKUkR/view

Mode kedua yaitu  Powerful Laptop, dengan keyboard posisi ini pas untuk mengerjakan tugas-tugas dan pastinya cocok untuk memperkaya blog.
https://drive.google.com/file/d/1HEXAdJs7760k8SYwL-5a8nOGRj9XKUkR/view


Mode ketiga yaitu Responsive Tablet, model seperti ini mempermudah ku yang biasa menghabiskan waktu dijalan.
https://drive.google.com/file/d/1HEXAdJs7760k8SYwL-5a8nOGRj9XKUkR/view




Mode keempat yaitu Shared Viewer, sama seperti mode yang pertama, mode ini praktis untuk mengakses media sosial, bisnis online, dan melihat berita terkini sambil duduk santai menikmati kopi tanpa harus takut body terkena tumpahan air.
https://drive.google.com/file/d/1HEXAdJs7760k8SYwL-5a8nOGRj9XKUkR/view

Adapun spesifikasi lebih lanjut dari VivoBook Flip TP410 yang perlu kalian tahu adalah ketebalannya hanya 1.92 cm, tipis!, dengan ukuran sasis sebesar 13 inci namun memiliki bentang layar display sebesar 14 inci dan bobot hanya 1,6 kg, dengan tampilan ultra-tipis berfitur Nanoedge memaksimalkan ukuran layar dan meminimalkan ukuran body yang ringan banget buat kegiatan sehari-hari. Selain itu dilengkapi dengan fingerprint sensor yang mampu mengamankan pengguna hanya dengan sentuhan jari, fitur ini hanya hadir di laptop kelas atas. WOW!. ASUS VivoBook Flip TP410 juga sudah preinstall Windows 10. Dilengkapi dengan chip prosesor Intel Core i7-7500, prosesor ini memiliki kecepatan hingga 3,5 GHz dengan teknik fabrikasi 14nm. Ditambah dengan resolusi Full HD 1920x1080 piksel. Tidak hanya kencang ketika mengolah sistem, prosesor ini dikabarkan hemat daya hingga 10 jam karena memiliki TDP hanya 15 watt. Dan untuk penyimpanannya, tersedia 2 tipe storage yang terdiri dari SSD dan HDD dengan kapasitas SSD sebesar 128GB dan HDD 1TB. Dukungan port lainnya seperti card reader, micro HDMI, dan 3 buah USB 3.0., dan untuk kualitas gambar ASUS VivoBook Flip TP410 ini hadir dalam 2 versi yaitu yang memiliki dedicated graphic card dari Nvidia yakni GT 930MX dengan video memori 2 GB, dan versi VGA yang hanya menggunakan Intel HD grafik.

Laptop yang dapat diputar hingga 360 derajat sekaligus tablet yang berlayar touchscreen! Gak menyusahkan saat dibawa-bawa, tampilan elegan, tidak panas saat dipangku, dan yang lebih menakjubkan lagi perangkat ini dapat diisi dengan cepat yakni 60 persen dalam waktu 49 menit saja!


Dengan spesifikasi yang  G I L A banget ini menjadi alasan kenapa aku mau ganti laptop lama ku dengan ASUS VivoBook Flip TP410. Aaah! jadi gak sabar ingin terus berkarya dan memperkaya konten-konten semua media sosial ku agar lebih bermanfaat lagi untuk orang diluar sana dengan fitur-fitur yang sudah disediakan oleh ASUS VivoBook Flip TP410.

Kamu mau bersaing mendapatkan ASUS VivoBook Flip TP410 ini secara gratis seperti ku? ayo ikutan, lihat bannernya dan klik linknya ya!


https://goo.gl/images/qLWi4z

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Aku (Simu)

Foto saya
: Tuang kata, ukir makna, pena menari, acak akal, kaya-karya. "Kekuranganku adalah berbicara, maka dari itu aku menulis" - Aku (Simu)

Comments