In SAJAK

Malaikat itu Bernama Mikaeru


Aku ingat kali pertama menuju hidupmu
Karena "mungkin nanti" yang diulang waktu

Aku ingat kalimat pertama menyapa
Diawali dan diakhiri dengan kalimat tanya

Menemukan atau dipertemukan
Terikat atau terkait hal besar tentang keinginan

Kamu tak menyentuh langsung agar aku bisa
Tapi tidak lupa dan memberi banyak cara
Berbagi jejak ilmu dalam kalbu
Hingga tumbuh dalam mutu

Aku memang menemukanmu
Tapi semua itu belum tentu untukku
Tugasmu bukan untuk menggapai
Tapi memberi tahu bagaimana agar aku bisa mencapai

Terima kasih sudah terbuka lebar menerima
Aku tidak tahu apa bagian itu sempurna
Terima kasih sudah membawa malaikat dalam dirimu
Membisikkan aku layak tanpa palsu

Aku tidak peduli kau tidak menganggapku penting
Bagiku semua luruh dengan banyak denting
Aku percaya pada setiap oranf yang ku temui
Utuh dengan besar yang sama menyemai hati


____________________________________________

. Harusnya aku marah .
Aku berhak marah
Dengan harapan yang sekejap di sirnakan nya
Meski aku mudah menyerah
Mikaeru berulang kembali membuatku tetap dalam arah

_____________________________________________ 




Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In KAFETARIA SAJAK

Sama Dengan - Aku (Simu) | Coffee Shop di Jakarta Selatan


Cacah hati
Acap nurani

Minta janji
Kasih bukti

Buat nyata
Kadang gila

Perlu waspada
Tak berprasangka
Jaga wasilah
Tanpa celah

Kali ketemu
Kami malu

Pipi merah
Bukan marah

Kamu manyun
Aku tersenyum

Kamu abai
Aku buai

Ini rasa
Bukan rasi
Ini cinta
Bukan premi

Kamu mau satu
Aku beri itu
Kamu mau dua
Aku beri juga

Kamu pikir
Aku pakar

Cinta
Sama-sama
Sama rata
Bahagia

(Eh, aku suka)
(Apa kamu juga?)

Sama Dengan merupakan salah satu tempat ngopi rekomendasi versi aku. Berada di Antasari, Jakarta Selatan.

Coffee shop kian menjamur, nama-nama yang menarik membuat aku tergerak untuk menuangkan kata. Memperkaya karya melalui konten "Me, Words, and Coffee Shop." - yang akan aku kembangkan, kesamaan nama-judul tidak terkait kerjasama.

Seringkali kopi dikaitkan dengan kata.

Nantikan coffee shop berikutnya.



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In SAJAK

A Poem: A Noble Train Coach - Aku (Simu) | Puisi Terjemahan


A Noble Train Coach
Gerbong Mulia

By Me (Simu)
Karya Aku (Simu)

The gap between the platform edge and the steel door
Celah antara peron dan pintu besi
Steps and feet
Langkah dan pijak kaki
Upright in idiology
Tegak dalam idiologi
Stare at promises that stand
Menatap janji-janji berdiri

Down there
Di bawah sana
Not underground
Bukan di bawah tanah
Railway tracks, gravel, and iron wheels, they seems just don't care
Jalur, kerikil, dan roda tak peduli
This soul carries the power of armor
Jiwa ini membawa baju prokurasi
Not worm but used by itself
Tidak dikenakan tapi memakainya sendiri
Only for my self
Hanya diri sendiri

It's the almightly God's destiny, is not forced
Takdir kuasa, bukan kemala
Live for the world and heaven
Hidup untuk dunia dan surga
And hell is not only about sin
Neraka bukan hanya dosa
.....................
Kerangka-kerangka durjana

There is disappointed in despair
Ada kecewa dalam asa
There is a happy forgetfulness
Ada lupa dalam bahagia
There is deception in power
Ada tipu dalam daya
There is a fake in the drama
Ada palsu dalam drama

Know wrong in each direction
Tahu salah di tiap arah
Know the time of each service
Tahu waktu di tiap ibadah
Know yourself in every anger
Tahu diri di tiap amarah
Know the results in every duty
Tahu hasil di tiap amanah

This is not about why but about who
Bukan tentang mengapa, tentang siapa
This is not about why but about prayer
Bukan tentang kenapa, tentang doa
This is not about how but about desire
Bukan tentang bagaimana, tentang usaha
This is not about where, this is about a noble heart
Bukan tentang dimana, tentang hati yang mulia

A smile that left a dimple
Senyum yang menyisakan lesung
It is only a sign or empty hallway?
Sekedar kosong atau lorong
Only God know
At the end
Clean word roots
Akhir kata yang bersih
Should be ending with the sacred word
Akhir kata yang suci






Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In CATATAN SEMASA PENDIDIKAN MATEMATIKA

CONTOH DIAGRAM BATANG DAUN, KOTAK GARIS, HISTOGRAM, POLIGON FREKUENSI, DAN OGIVE




Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In KAFETARIA SAJAK

Hutan Hujan - Aku (Simu) | Coffee Shop di Kota Bogor


Dalam sekat-sekat
Dada tercekat
Basah berkat derai sari
Tak hanya pipi, juga hati

Cemas berbuah cedera
Tak hanya memar, tapi menganga
Tak peduli meninggalkan sakit
Dan berapa banyak jahit

Meski semua pelik
Banyak konflik
Rasa punya konotasi
Kembali tanpa konfirmasi

Kala disana
Di daratan luas semua berkelana
Tumbuh rasa berwarna menjadi rimba
Tak terduga

Pohon katresnan menjulang tinggi
Mereka yang tak peka melihat sisi sepi tak berpenghuni
Salah tak konsolidasi bersama panca indera

Daun-daun pekat tumbuh dan gugur
Duri-duri kian runcing dan besar
Akar-akar menjalar dan mengikat
Bunga-bunga timbul dan tanggal

Mencintai dan dicintai
Berproses seperti air turun membasahi
Hadir lebat-lebat sakti
Rintik kadang membuat geli

Berkecambah atau mati
Takdir atau pilihannya sendiri

Hutan Hujan merupakan salah satu tempat ngopi rekomendasi versi aku. Berada di Dermaga, Bogor.

Coffee shop kian menjamur, nama-nama yang menarik membuat aku tergerak untuk menuangkan kata. Memperkaya karya melalui konten "Me, Words, and Coffee Shop." - yang akan aku kembangkan, kesamaan nama-judul tidak terkait kerjasama.

Seringkali kopi dikaitkan dengan kata.

Nantikan coffee shop berikutnya.



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Aku (Simu)

Foto saya
: Tuang kata, ukir makna, pena menari, acak akal, kaya-karya. "Kekuranganku adalah berbicara, maka dari itu aku menulis" - Aku (Simu)

Comments